Stasiun Pompa Surya SR962S
Demax SR962S adalah stasiun pompa surya ganda saluran yang telah dirakit sebelumnya dan telah diuji kebocorannya, dirancang untuk memindahkan panas dari kolektor surya ke tangki penyimpanan. Stasiun ini beroperasi melalui tata letak dua saluran (aliran/kembali) dengan katup terintegrasi (bola/cek) untuk mencegah sirkulasi yang dipicu oleh gravitasi. Sensor suhu dan pengendali mengatur perpindahan panas dengan mengaktifkan pompa sirkulasi berdasarkan perbedaan suhu antara kolektor dan tangki (ΔT). Sistem ini mencakup komponen pemantauan (pemeriksa laju alir, manometer) serta perangkat keselamatan (katup pengaman), sedangkan pengendalinya mendukung pengaturan parameter tingkat pengguna/insinyur untuk mengotomatisasi fungsi-fungsi (misalnya, kontrol kecepatan pompa, perlindungan terhadap embun beku) serta mengoptimalkan efisiensi termal.
- Pendahuluan
- Fitur Utama
- Spesifikasi
- Direkomendasikan

|
Fitur Utama |
Fungsi inti |
|
Tata letak pipa ganda (aliran/kembali) |
Dukungan Pompa1. Kompatibel dengan Pompa Normal2. Kompatibel dengan Pompa Efisiensi Tinggi |
|
Rangkaian pra-rangkai dan telah diuji kebocoran |
Operasi/Pengaturan Tingkat Pengguna 1. THET: Pemanasan waktu 2. CIR: Fungsi sirkulasi air air panas domestik (DHW) 3. ICYC: Pengaturan suhu atau waktu untuk pompa DHW (3 periode waktu) |
|
Komponen terintegrasi: Katup bola/katup beka, pemeriksa laju aliran, manometer, katup pengaman, unit flushing/pengisian |
Operasi/Pengaturan Tingkat Teknisi 1. DIT: Perbedaan suhu untuk pompa sirkuit solar 2. EMQF: Suhu maksimum pemadaman kolektor (penutupan darurat) 3. CMX: Suhu maksimum terbatas kolektor (fungsi pendinginan) 4. CMN: Perlindungan suhu rendah kolektor 5. CFR: Suhu perlindungan dari pembekuan kolektor 6. SMX: Suhu maksimum tangki 7. REC: Suhu pendinginan ulang tangki 8. C_F: Pemilihan antara Celsius dan Fahrenheit |
|
Mendukung operasi dual-pompa & kontrol kecepatan RPM |
Fungsi Tambahan1. DVWG: Fungsi anti-Legionella2. P1: Pemilihan mode operasi Pompa P13. nM1N: Penyesuaian kecepatan pompa (kontrol RPM)4. DTS: Perbedaan suhu standar pompa (penyesuaian kecepatan)5. RIS: Gain untuk pompa sirkulasi (penyesuaian kecepatan)6. P2: Pemilihan mode operasi Pompa P27. FTYP: Pemilihan tipe flow meter8. OHM: Pengukuran energi termal9. FMAX: Laju aliran10. MEDT: Jenis cairan perpindahan panas11. MED%: Konsentrasi cairan perpindahan panas12. INTV: Fungsi intermisi pompa13. ISTR: Waktu operasi tambahan interval pompa14. IRUN: Waktu operasi tambahan interval pompa15. AOH: Fungsi termostat otomatis AHF16. COOL: Fungsi pendinginan tangki17. BYPR: Fungsi bypass (suhu tinggi)18. HND: Kontrol manual19. PASS: Pengaturan kata sandi20. LOAD: Pemulihan ke pengaturan pabrik21. HON/OFF: Tombol sakelar kontroler menyala/mati22. Fungsi liburan23. Pemanasan manual24. Mengontrol pompa DHW secara manual25. Fungsi pemeriksaan suhu26. Fungsi perlindungan27. Perlindungan memori28. Perlindungan layar29. Perlindungan pompa terhadap operasi tanpa air (dry running)30. Pemecahan masalah31. Perlindungan terhadap gangguan32. Pemeriksaan gangguan |
|
Kategori |
Rincian |
|
Tipe Pipa |
Pipa ganda (aliran + kembali) |
|
Komponen Inti |
Katup bola (aliran/kembali), katup satu arah (sirkulasi anti-gravitasi), pengukur laju aliran, manometer, katup pengaman, unit pembilas dan pengisi |
|
Kompatibilitas pompa |
Mendukung Pompa Normal; Mendukung Pompa Efisiensi Tinggi |
|
Tingkat Operasi |
1. Tingkat pengguna (pengaturan/fungsi dasar) 2. Tingkat teknisi (pengaturan/fungsi lanjutan) |
|
Fungsi Terkait Suhu |
- Kontrol perbedaan suhu (pompa sirkuit solar) - Pemadaman darurat kolektor (suhu maks) - Pendinginan kolektor (suhu maks terbatas) - Perlindungan suhu rendah kolektor - Perlindungan beku kolektor - Kontrol suhu maks tangki - Pendinginan ulang tangki |
|
Parameter Fungsi Tambahan |
- Fungsi anti-Legionella - Penyesuaian kecepatan pompa (kontrol RPM) - Pengukuran energi termal - Jenis/konsentrasi cairan perpindahan panas - Kontrol waktu penyalaan/pematian pompa - Fungsi pendinginan tangki - Fungsi bypass suhu tinggi |